Pengendalian Kelainan Refraksi Pada Anak Usia Sekolah Di Kota Tasikmalaya Tahun 2023
Keywords:
Kelainan Refraksi, Anak Usia SekolahAbstract
Gangguan penglihatan dan kebutaan masih merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Penyebab Kebutaan terbanyak di seluruh dunia adalah katarak (39%), gangguan refraksi (18%), glaukoma (10%), dan diikuti age related macular degeneration (AMD) (7%), sikatrik kornea (4%), retinopati diabetika (4%). Berdasarkan survey awal menemukan fakta di lapangan bahwa penerapan Pelayanan Kesehatan Sekolah berupa stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) khususnya upaya deteksi dan penanggulangan penyimpangan daya lihat pada siswa-siswa sekolah, dalam Unit Kesehatan Sekolah di kota tasikmalaya belum terlaksana dengan baik. Untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan oleh Dinas Kesehatan Kota dalam upaya penanggulangan gangguan penglihatan kelainan refraksi pada anak usia Sekolah Di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber informasi dari orang yang kompeten dibidang upaya penanggulangan gangguan penglihatan kelainan refraksi pada anak usia sekolah di kota tasikmalaya tahun 2023. Berdasarkan informasi yang didapatkan dapat dinyatakan program kesehatan mata dalam upaya penanggulangan gangguan penglihatan kelainan refraksi pada anak usia sekolah di kota tasikmalaya tahun 2023 dalam Unit Kesehatan Sekolah di sekolah-sekolah baik dasar, Menengah tingkat pertama, maupun Menengah tingkat akhir, di kota tasikmalaya belum mencapaikan hasil optimal. Hal ini disebabkan karena adanya kendala dari segi sumber daya manusia dan dari segi pendanaanya juga.


